Jumat, 26 Juli 2019

IP Adress

Cara menambah dan Menghapus IP Adress

Sebelum itu kita harus mengetahui apa fungsi dari IP Adress terlebih dahulu

IP Address Alama TP berfungsi untuk tujuan identifikasi host umum di jaringan tipik Untuk pengalamatan yang tepat, router juga memer 1ukan nilai netmask, id est yang merupakan bit dari alamat IP lengkap merujuk ke alamat host, dan yang - ke alamat jaringan. Nilai alamat jaringan dihitung dengan oper asi biner DAN dari untuk menentukan alamat IP diikuti dengan garis miring "7 dan junlah bit yang membentuk alamat jaringan. Contoh: 192.168.1.1 IP Address (IPV4) terdiri dari empat oktet. tiap oktet 8 bit, netmask dan nilai alamat IP. Ini juga memungkinkan 4, artinya range ip sampai 192.168.1.254



Anda bisa menambahkan beberapa alamat IP ke interface atau membiarkan interface tanpa alamat yang ditugaskan padanya. atau PPPOE, interface fisik mungkin memiliki alamat yang ditetapkan, namun dapat digunakan dengan sempurna. Menempatkan al amat IP ke interface fisik yang disertakan dalam bridge berarti meletakkannya di interface bridge itu sendiri. Anda bisa menggunakan/ ip address print detail untuk melihat interface mana yang menjadi miliknya.



Menambahkan IP ADDRESS

- Ketik ip address print

- ketik ip address add address-192.168.1.1/24 interface-Ether1-war unituk memberi ip address 192.168.1.1 pada interface Ether 1

- Ketik ip address add address-192.168.2.1/24 interface-Ether 2-1an untuk member i ip address 192.168.2.1 pada interface Ether 2

- ip address print, lihat hasilnya



MENGHAPUS IP ADDRESSIP

- Ketik ip address remove 0

- untuk menghapus IP address pada interface dengan flag 0

- ketik ip address print untuk melihat Pakah sudah berhasil dihapus.

Sekian Terimakasih

Rabu, 24 Juli 2019

Osi Layer

Model Osi

Hubungan antara OSI Reference Model, DARPA Reference Model  dan stack protokol TCP/IP
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).

Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperabilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.

Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP  (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.

OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Model  pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.


Struktur tujuh lapis model OSI, bersamaan dengan protocol data unit pada setiap lapisan
OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut:

Layer 7 Application layer Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.


Layer 6 Presentation layer Berfungsi untuk mentranslasikan data  yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation  (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).


Layer 5 Session layer Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.


Layer 4 Transport layer Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.


Layer 3 Network layer Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header  untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking  dengan menggunakan router dan switch layer-3.


Layer 2 Data-link layer Berfungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras  (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menentukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2  beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control  (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).


Layer 1 Physical layer Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengkabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel  atau radio.

Sumber: Wikipedia